Kisah Cicada 3301 – komunitas hacker dengan skill kriptografer

Hallo sobat.. kembali lagi dengan saya MR.057.

Kali ini saya ingin membahas tentang Cicada 3301, Sudah tau belum tentang komunitas hacker Cicada 3301 yang mempunyai skill kriptografer misterius.. jika belum tahu, simak di bawah ini.

Cicada 3301 adalah sekelompok hacker dan kriptografer misterius, yang sering membuat dan menyebarkan puzzle yang sangat sulit dipecahkan. Puzzle yang disebar biasanya berupa gambar yang disusupi data/informasi rahasia, berupa tulisan kecil yang hanya dapat dilihat jika gambar tersebut di-zoom 800 kali.

Kata-kata pada gambar disusun hingga memiliki arti tertentu, atau yang sulit, berupa teknik menyembunyikan file yang hanya bisa dibaca dengan program sejenis steganography atau lainnya.

Informasi itulah yang membawa kita ke tahapan selanjutnya, dari permainan puzzle mereka. Tidak terbatas pada teknik menyembunyikan informasi pada gambar, puzzle yang mereka buat juga melingkupi seni, teori angka, pemrograman, karya sastra kuno, steganography, hacking, dan poster yang dimunculkan di berbagai kota di dunia. Permainan puzzle mereka biasanya dimulai pada 5 Januari tiap tahun.

Cicada 3301 ini konon mencari seseorang yang mempunyai kecerdasan tinggi untuk memecahkan kode yang mereka buat. Selanjutnya, jika berhasil memecahkan kode tersebut, ia akan mendapat hadiah, dan akan direkrut menjadi member Cicada 3301.

Dikutip dari situs Independent, Cicada adalah hewan sejenis jangkrik atau tonggeret yang mempunyai siklus hidup 13 atau 17 tahun. 13 dan 17 merupakan angka prima. Sedangkan 3301 (seperti halnya 1033) juga merupakan angka prima. Sementara bilangan prima sangat diperlukan untuk banyak algoritma kriptografi.

Teka-teki ini muncul pertama kali pada tahun 2012. Teka-teki tersebut sudah ada yang mencoba memecahkannya. Ia adalah Joel Eriksson, seorang kriptografer.

Setelah selesai memecahkan gambar pertama, ia mendapatkan alamat URL. Ketika dikunjungi, ada gambar lagi yang harus dipecahkan, begitu seterusnya. Hingga gambar terakhir, ia mendapatkan isi sebenarnya dari pesan berantai tersebut, yang berupa nomor telepon.

Saat ditelepon, ia hanya mendapatkan rekaman suara yang mengatakan, “Very good. You have done well. There are three prime numbers associated with the original final.jpg image. 3301 is one of them. You will have to find the other two. Multiply all three of these numbers together and add a .com to find the next step. Good luck. Goodbye.”

Setelah memecahkan instruksi yang diberikan, Joel Eriksson harus memecahkan gambar lagi dan seterusnya, hingga ia mendapatkan angka koordinat peta. Setelah ia mendatangi tempat yang dimaksud angka koordinat peta itu, ia mendapatkan kode lagi untuk dipecahkan, dan begitulah seterusnya.

Untuk mengaksesnya, dia memerlukan software khusus, dan tidak bisa diakses di mesin pencari biasa seperti Google, Mozilla, dan lain-lain.

Hingga sejauh ini, tak ada satu pun yang bisa menebak asal-usul, atau tujuan pasti teka-teki itu. Apakah ia hanya kampanye humas yang rumit untuk game terbaru? Apakah terkait rekrutmen badan intelijen seperti CIA, NSA, atau MI6? Atau jangan-jangan, hanya kerjaan orang iseng?Namun, mereka yang mengantisipasi kemunculan pesan yang sama di minggu pertama 2014 justru menemukan puluhan pesan yang mengaku berasal dari Cicada. Beberapa di antaranya amat rumit, namun belakangan terbukti palsu.

Akhirnya, sesaat sebelum pukul 23.00 pada 5 Januari 2014, sebuah akun Twitter yang sebelumnya digunakan oleh organisasi Cicada, merilis pesan. Akun itu menggunakan gambar samar cicada untuk 700 followers-nya.

“Hello,” demikian pesan itu dibuka. “Epiphany di atasmu. Ziarahmu telah dimulai. Pencerahan menunggu. Semoga berhasil. 3301.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *