Beginilah cara kerja Captcha

Assalamualaikum..

Hallo sahabat bloggers, kembali lagi nih dengan saya MR.057.

oh iya nih, di pembahasan kita kali ini, saya ingin membahas seputar captcha. sudah tau belum apa itu captcha? ya udah yang belum tau, simak ya penjelasan di bawah ini..

CAPTCHA merupakan singkatan dari “Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart”.

Istilah ini dipopulerkan oleh Luis von Ahn, Manuel Blum, Nicholas J. Hopper, dan John Langford pada tahun 2003.

Perhatikan di pengertian Captcha yang saya tulis diatas. Ada kata-kata “Turing Test”-nya. Apa itu turing test?

Turing test diciptakan oleh Alan Turing, seorang ilmuwan komputer dan matematika pada tahun 1950.

Tujuan dari tes ini adalah untuk meninjau sejauh mana kecerdasan sebuah mesin jika dibandingkan oleh manusia asli.

Berikut adalah salah satu cara mengetesnya.

Cara kerjanya adalah sebagai berikut:

A adalah entitas mesin / komputer, misinya adalah untuk mengecoh orang C bahwa A adalah manusia asli.

B adalah manusia asli, misinya adalah membantu orang C untuk memilih si B sebagai orang asli.

C tidak boleh berkomunikasi dengan A dan B selain dari secarik kertas. Misi C adalah memberikan pertanyaan kepada kedua entitas melalui kertas.

Jika A berhasil mengecoh C, berarti komputer tersebut dianggap lolos turing test.

Jika B berhasil mencegah C memilih A, maka komputer A harus diperbaiki

Tes diatas merupakan awal mula berkembangnya keilmuan artificial intelligence dalam dunia komputer.

Tes tersebut dinamakan The Imitation Game, pernah dengar? Yap, itu adalah judul film biopik dari Alan Turing sendiri. (Spoiler: Dia Gay).

Tontonlah film ini jika Anda ingin tahu bagaimana kode enkripsi Enigma dari Nazi bisa dipecahkan dengan menggunakan komputer mekanik zaman dulu

Jika Turing Test ditujukan untuk menguji komputer apakah bisa secerdas manusia, maka Captcha adalah reversed Turing test atau kebalikannya. Tujuannya adalah untuk mendeteksi apakah subyek di balik komputer adalah manusia asli atau bukan.

Captcha telah mengalami perkembangan yang sangat drastis apalagi semenjak teknologinya telah di beli oleh Google pada tahun 2009 dan dinamai reCAPTCHA. 

Awalnya CAPTCHA ini mengalami sengketa, karena ada dua kelompok ilmuwan yang saling mengklaim bahwa ini adalah ciptaan mereka.

Kelompok yang pertama adalah Mark D. Lillibridge, Martín Abadi, Krishna Bharat, dan Andrei Broder. Mereka mengaku sudah menggunakan teknologi CAPTCHA sejak tahun 1997 pada situs Altavista (sebelum ada Google).

Kelompok yang kedua adalah Luis von Ahn, Manuel Blum, Nicholas J. Hopper, dan John Langford, merekalah yang mempopulerkan istilah CAPTCHA dan mendapat sambutan hangat dari para jurnalis pada tahun 2003.

Sengketa dimenangkan oleh kelompok pertama karena mereka memiliki dokumen hak patennya, meskipun namanya bukan CAPTCHA, tapi teknologi yang digunakan menyerupai.

reCAPTCHA versi yang sekarang sudah canggih, tidak perlu ketik-ketik huruf atau angka. Tapi sekarang input gambar. Malahan yang versi terbarunya tidak perlu input apapun karena akan terdeteksi otomatis oleh bot berdasarkan tingkat aktivitas, IP Address, dan parameter lainnya.

Kira-kira seperti itulah cara kerja CAPTCHA dalam bentuk super sederhananya. Sedangkan reCAPTCHA yang dimiliki oleh Google, wah, saya tidak tahu seperti apa cara kerja script-nya

Mungkin teman-teman yang lain ada yang tahu.

oke sampai sini dulu materi dari saya dan sampai jumpa. Wassalamu alaikum..

Author: A-Whisper

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *